WebBased Lesson : Unsur & Luas Permukaan Tabung

Menentukan Unsur dan Luas Permukaan Tabung

Standar Kompetensi : Geometri dan Pengukuran

4. Menentukan sifat – sifat tabung, kerucut, dan bola serta menentukan ukurannya.

Kompetensi Dasar      : 4.1 Menghitung luas permukaan dan volume tabung, kerucut, dan bola.

Indikator  :

  1. Menentukan unsur tabung
  2. Menjelaskan unsur tabung
  3. Menghitung luas permukaan tabung

Tujuan Pembelajaran :

  1. Peserta didik dapat menentukan unsur tabung
  2. Peserta didik dapat menjelaskan unsur tabung
  3. Peserta didik dapat memahami unsur tabung
  4. Peserta didik dapat menghitung luas permukaan tabung

Berikut adalah benda yang berbentuk tabung :

images (5)          download (1)         download (2)

Tabung adalah bangun ruang yang dibatasi oleh dua buah lingkaran yang kongruen dan sejajar serta bidang lengkung yang menghubungkan kedua lingkarang tersebut.

Di bawah ini adalah video tentang materi tabung yang akan dipelajari :

Berikut adalah penjelasan mengenai unsur – unsur tabung :

download (3)

  1.  Tabung mempunyai 3 sisi yaitu sisi atas, sisi bawah, dan sisi lengkung (yang selanjutnya disebut selimut tabung). Sisi alas dan   sisi atas  tabung (tutup) bebentuk lingkaran yang kongruen (sama bentuk dan ukurannya).
  2.  Tabung mempunyai 2 rusuk yang masing – masing berbentuk  lingkaran .
  3.  Tabung tidak mempunyai titik sudut.
  4.  Jarak antara bidang atas dan bidang bawah tabung disebut tinggi dari tabung itu.

Rumus luas selimut tabung & luas permukaan tabung :

images (6)

Jika jari-jari alas tabung = r dan tinggi tabung = t maka diperoleh:

Luas selimut = luas persegi panjang

= panjang × lebar

= keliling alas × tinggi

= 2πr × t

= 2πrt

Maka, Luas permukaan tabung adalah

= 2 × luas alas + luas selimut

= 2πr2 + πrt

= πr(2r + t)

Dengan  π = 3,14 atau 22/7.

 

Contoh soal:
Pak Oki adalah seorang pengrajin panci aluminium. Beliau mendapatkan pesanan sebuah panci besar dari pelanggannya.  Bila pelanggan menginginkan panci itu memiliki ukuran diameter 50cm dan tinggi 70 cm. Tentukan  luas bahan yang dibutuhkan untuk membuat panci itu!
Penyelesaian:
Diketahui:       d = 50 cm,  r = 25 cm
                             t = 70 cm
ditanyakan:     Luas permukaan panci ?
Jawab:
Luas panci   =   phi x r (2r + t)
                         =  3,14 x 25 (2(25) + 70 )
                         =  78,5 x 120
                         =  9420 cm2
Jadi luas bahan yang diperlukan untuk membuat panci itu adalah 9420 cm2

PERAN TEKNOLOGI DALAM PERKEMBANGAN PENDIDIKAN DI INDONESIA

BAB I

PENDAHULUAN

1.1       Latar Belakang

 

            Saat ini kita berada pada zaman dimana kita harus bergerak secepat kilat jika kita ingin terus berada pada arus zaman.Segala sesuatunya berubah setiap kali matahari terbit dan tenggelam.Hari esok datang dengan berjuta perkembangan dan hal-hal baru.Begitu halnya teknologi.Kata teknologi seringkali oleh masyarakat diartikan sebagai alat elektronik.Teknologi diadaptasikan pada segala aspek kehidupan, membuat hidup jadi lebih mudah dan menarik.Teknologi pun sedemikian rupa diaplikasikan untuk dunia pendidikan.Dengan adanya teknologi pendidikan mampu memecahkan masalah dalam dunia pendidikan terutama dalam bidang informasi.

Mengingat begitu pentingnya peranan kurikulum di dalam sistem pendidikan Continue reading

CARA MENENTUKAN SISWA YANG MENGALAMI MASALAH BELAJAR

  1. Definisi Masalah Belajar

Masalah adalah ketidaksesuaian antara harapan dengan kenyataan, ada yang melihat sebagai tidak terpenuhinya kebutuhan seseorang, dan adapula yang mengartikannya sebagai suatu hal yang tidak mengenakan. Prayitno (1985) mengemukakan bahwa masalah adalah sesuatu yang tidak disukai adanya, menimbulkan kesulitan bagi diri sendiri dan atau orang lain, ingin atau perlu dihilangkan. Sedangkan menurut pengertian secara psikologis, belajar merupakan suatu proses perubahan yaitu perubahan dalam tingkah laku sebagai hasil dari interaksi dengan lingkungannya dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Pengertian belajar dapat didefinisikan “Belajar ialah sesuatu proses yang dilakukan individu untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalaman individu itu sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya”.

“Belajar adalah dengan mengalami; dan dalam mengalami itu si pelajar mempergunakan panca indranya.” ( Cronbach, 1954: 47 ).

Continue reading